Minggu, 07 Oktober 2012

Bermain dengan Anak Laki-laki atau Perempuan?

Sumber http://bit.ly/R3RNaE
Anak-anak selalu suka bermain-main, jenis permainan yang dilakukan oleh anak laki-laki dan perempuan biasanya berbeda. Jika anak laki-laki suka bermain perang-perangan, anak perempuan suka bermain masak-masakan. Jenis permainan yang mereka lakukan tenyata mempengaruhi sikap mereka terhadap orang tua atau pendidik yang mengajak mereka belajar. Anak laki-laki biasanya lebih bandel jika diajak belajar dibandingkan anak perempuan. Meskipun tidak semuanya demikian.

Ketika FS mengajak bermain dan berkebun anak-anak di sekitar Farmland Piyungan, kebetulan anak laki-laki dan perempuan datang tidak bersamaan. Anak laki-laki datang terlebih dahulu untuk berenang di kolam renang yang ada di Farmland Piyungan. Setelah lama mereka bermain air kami mengajak mereka untuk berkebun tetapi mereka tidak menerima ajakan tersebut. Lalu kami mengajak mereka berlomba renang siapa yang tercepat akan mendapatkan hadiah. Mereka mengajak lomba lagi, akhirnya kita ajak untuk berlomba berkebun, siapa yang tercepat mereka akan dapat hadiah. Dengan cara itu mereka baru mau berkebun.



Waktu berkebun anak laki-laki tidak mau mendengarkan arahan dari kami, saling rebutan pot siram dan memainkannya. Setelah selesai menanam mereka langsung kembali ke kolam renang dan bermain air kembali. Kemudian anak perempuan datang ke farmland, mereka menyapa dan menanyakan kapan berkebun lagi. Lalu kita mulai menanam dengan cara vertikultur, mereka menanam dengan botol bekas air mineral lalu digantungkan di tembok. Anak perempuan lebih menurut arahan dari kami.

Setelah beberapa hari berkebun anak laki-laki tetap lebih nakal dibanding anak perempuan. Tetapi mereka lama-kelamaan suka terhadap aktivitas berkebun. Setiap hari mereka menyiram tanaman yang telah ditanamnya. Dengan sendirinya mereka belajar tentang kedisiplinan tanpa kami suruh, mereka tampak asyik merawat tanamannya. Mereka sudah tidak sabar lagi menunggu waktu panen tanaman yang mereka tanam.



Jadi siapa bilang mendidik anak-anak agar tidak bandel itu susah? Ajari mereka berkebun karena dengan berkebun mereka dapat belajar sabar, disiplin dan kerja keras. Dengan mengajak anak-anak berkebun akan membentuk karakter anak yang lebih baik ketika mereka dewasa. Jadi tunggu apalagi yuk ajak anak-anak berkebun ! :)

San


Kamis, 20 September 2012

Keceriaan Anak-anak dalam Berkebun


Farming school jalan-jalan yang dilaksanakan di Magelang (Dusun Babrik, Kecamatan Mungkid) beberapa waktu yang lalu, ternyata membuat adik-adik di sana pengen lagi...hehehe



Adik-adik di sana antusias sekali mengikuti kegiatan FS, walaupun dalam keadaan puasa. Sore hari setelah shalat ashar dan sebelum buka puasa, mereka belajar bersama tim FS menanam sayuran-sayuran dan cara merawatnya.

Sebelum acara menanam dimulai, tim FS bersama adik-adik melakukan perkenalan dan games untuk mengakrabkan diri. Ada sebagian adik-adik yang sudah pernah menanam, tapi ada sebagian juga yang belum tau nama-nama tanaman. Rasa pengen tau dari adik-adik membuat suasana belajar sangat menyenangkan karena mereka aktif bertanya dan melaksanakan apa saja yang tim FS ajarkan.



Sayuran yang ditanam dalam acara FS di Magelang sore itu macam-macam, mulai dari bayam, sawi dan kangkung. Sayuran yang sudah disemai oleh tim FS, dipindahkan oleh adik-adik di lahan dengan mempraktekkan sendiri-sendiri. Di sela-sela belajar menanam sayuran, adik-adik aktif bertanya dan berharap kegiatan FS terus-menerus dilaksanakan di sana. “Mbak, sesuk sore ngeneki meneh ra? Sesuk nandur opo meneh Mbak?” (“Mbak, besok sore kayak gini lagi gak? Besok nanam apa lagi Mbak?”).

Setelah acara menanam selesai, adik-adik bersama tim FS bermain game lagi untuk menambah semangat dan menghilangkan kebosanan. 



Pukul 17.00 WIB, adik-adik diberi pot yang terbuat dari botol bekas untuk ditanami sayuran dan dibawa pulang ke rumah masing-masing. Hal ini selain untuk melatih kesabaran, kerajinan, menambah pengetahuan juga mencerdaskan mereka bagaimana makhluk hidup khususnya tanaman itu dapat tumbuh dan berbuah.



Adik-adik yang tinggal di desa saja mau belajar tentang tata cara menanam tanaman, padahal di sekitarnya juga sudah banyak tanaman. Hayo...adik-adik yang tinggal di kota apa kalian sudah pernah belajar menanam? Saatnya adik-adik tau bagaimana cara menanam tanaman yang dimakan sehari-hari, supaya adik-adik tau apakah makanan yang dimakan sehari-hari itu sudah sehat atau belum.



Ayooo...bergabunglah bersama kakak-kakak Farming School... :)

video


A Riandari

Senin, 03 September 2012

Menghasilkan Makanan Sehat di Rumah Sendiri

Ajak anak-anak bercocok tanam untuk menghasilkan makanan sehat dan bergizi.

Anak-anak perlu asupan gizi yang cukup agar tumbuh dengan baik. Kandungan gizi dalam makanan yang dicerna oleh anak membantu mereka meningkatkan kecerdasannya. Makanan bergizi dapat menjaga kesehatan sehingga aktivitas belajar anak tidak terganggu. Dengan makan makanan sehat, anak-anak banyak memperoleh keuntungan.

Permasalahan yang sering dihadapi orang tua adalah kesulitan mencari makanan yang terjamin kesehatannya. Sayuran yang di beli di supermarket belum tentu terjamin kesehatannya meskipun ada label organik di kemasannya. Sehingga orang tua sering khawatir dengan kesehatan anaknya. Atau malah tidak memperhatikan kualitas makanan yang dibeli karena sulit mencari makanan yang aman di konsumsi anak-anak.

Makanan yang kandungan gizinya masih terjaga adalah makanan yang bahan makanannya di budidayakan dengan cara yang aman, misalnya tidak menggunakan pupuk dan pestisida kimia anorganik. Penggunaan bahan-bahan tersebut selain mengurangi kandungan gizi juga berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan. Padahal sebagian besar petani kita saat ini menggunakan bahan-bahan yang berbahaya bagi kesehatan manusia. Lalu bagaimana caranya mendapatkan makanan sehat dan bergizi bagi anak-anak?

Agar kita yakin bahan makanan yang kita dapatkan aman bagi anak sebenarnya kita bisa membudidayakannya sendiri di rumah. Kita bisa memanfaatkan sisa ruang kosong di rumah untuk bercocok tanam. Sisakan waktu 15 sampai 30 menit tiap hari untuk membudidayakan dan merawat tanaman. Atau orang tua bisa mengajak anak-anak untuk merawat tanaman sehingga orang tua tetap bisa bekerja. Dengan demikian anak-anak juga memiliki pengetahuan tentang pangan sehat.

Ketika pertama kali kita membudidayakan tanaman, biarkanlah tanaman tumbuh apa adanya jangan langsung khawatir dengan pertumbuhan yang tidak sempurna. Yang terpenting kita bisa memanen bahan makanan yang sehat dan bergizi. Utamakan kualitas gizi bahan makanan bukan ukuran fisiknya, karena belum tentu sayuran yang besar bergizi lebih tinggi. Kita juga bisa memanfaatkan barang-barang bekas yang tidak berguna untuk bercocok tanam, seperti kaleng bekas yang dapat digunakan sebagai pot untuk tanaman. Yuk kita hasilkan makanan sehat untuk anak-anak dari rumah :)

San

Rabu, 22 Agustus 2012

Menyelamatkan Tanaman yang ditinggal Mudik

Sumber http://bit.ly/Nkgjic

Berkumpul dengan keluarga besar adalah saat yang paling ditunggu ketika lebaran tiba. Kita bisa bermaaf-maafan dan berbagi cerita dengan sanak saudara. Terkadang untuk berkumpul dengan keluarga kita harus meninggalkan rumah dan pergi ke kampung halaman. Kita juga harus meninggalkan tanaman kesayangan kita.

Sebenarnya tanaman yang ditinggal mudik bisa tetap dirawat, dengan mengkondisikan tanaman agar tidak terbengkalai. Namun Jika anda lupa mempersiapkanya dan terpaksa meninggalkan tanaman begitu saja, setelah mudik, coba tengok kembali tanaman tersebut mungkin masih bisa diselamatkan. Biasanya tanaman yang kita tinggalkan akan mengalami kekeringan, apalagi di sebagian besar wilayah di Indonesia tidak turun hujan.

Berikut ini adalah cara mengatasi tanaman yang kekeringan akibat ditinggal mudik :
  1. Pastikan pada tanaman masih ada daun yang tidak kering (masih hijau), daun yang sudah kering dibersihkan dari tanaman, jika masih lumayan banyak daun yang hijau sisakan dua atau tiga daun saja, cara ini bertujuan untuk mengurangi penguapan yang berlebihan
  2. Jika tanaman berada di dalam pot, rendam pot dan tanaman sampai basah, lalu ditiriskan
  3. Memberikan mulsa alami pada tanaman, bisa digunakan sampah-sampah daun, tempatkan sampah daun tersebut untuk menutupi media tanamn di dalam pot. Sampah daun ini juga bisa berfungsi sebagai pupuk nabati.
  4. Tidak disarankan untuk memberikan pupuk kemasan, untuk menghindari tanaman agar tidak stress
Demikian tips untuk mengatasi kekeringan akibat ditinggal mudik. Mudah-mudahan tanaman anda bisa kembali seperti semula. Semoga bermanfaat :)

San


Sabtu, 18 Agustus 2012

Selamat Idul Fitri 1433 H


SELURUH CREW FARMING SCHOOL MANAGEMENT MENGUCAPKAN
"SELAMAT IDUL FITRI 1433 H"




"MINAL AIDZIN WAL FAIDZIN
MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN"

Jumat, 17 Agustus 2012

Tanaman-tanaman Asli Indonesia di Luar Negeri

Sumber http://bit.ly/OEEGNq

Di bulan agustus tepatnya tanggal 17 agustus kita selalu merayakan hari kemerdekaan Indonesia. Hari-hari di bulan Agustus biasa kita isi dengan kegiatan-kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan nasionalisme. Untuk meningkatkan rasa cinta tanah air, kita juga bisa belajar sejarah, dengan sejarah kita tahu betapa beratnya perjuangan para pahlawan di masa lalu.

Sejarah tidak hanya tentang peperangan, tetapi juga tentang peristiwa yang membanggakan. Misalnya tentang diabadikannya nama tokoh Indonesia pada  jalan raya di luar negeri, di balik pemberian nama tersebut terdapat peristiwa membanggakan yang dilakukan oleh sang tokoh. Semua itu dilakukan demi mengharumkan nama Indonesia di dunia Internasional.

Ir. Soekarno atau yang dikenal dengan nama Bung Karno adalah tokoh proklamator kemerdekaan Republik Indonesia yang sering mengharumkan nama Indonesia di mata Internasional. Ketika beliau berkunjung ke luar negeri ataupun menerima tamu dari luar negeri, Bung Karno sering membawakan tanda mata berupa tanaman. Tanaman tersebut di berikan Bung Karno sebagai tanda persahabatan terhadap negara yang dituju. Sampai saat ini tanaman tersebut masih dirawat dengan baik, bahkan bermanfaat bagi negara sahabat.

Berikut ini adalah beberapa tanaman asli Indonesia yang di bawa Bung Karno ke luar negeri sebagai tanda persahabatan :

1. Anggrek Kimilsungia

Anggrek Kimilsungia adalah sebuah kultivar anggrek hibrida. Ia adalah “dendrobium” asli Indonesia dari Sulawesi Selatan. Sedangkan nama “Kimilsungia” adalah ciptaan Presiden Soekarno, dengan memadukan kata Kim Il Sung dan Indonesia. Diplomasi Bunga ala Bung Karno untuk mengikat hubungan kerja sama dengan Korea Utara ini ternyata cukup efektif. Sebab bagi rakyat Korea Utara, anggrek Kimilsungia pemberian Indonesia itu tercermin utuh di dalam bunga keabadian yang selalu mekar di lima benua.

Kisah bunga anggrek Kimilsungia bermula dari kunjungan diplomatik Presiden Korea Utara Kim Il Sung ke Indonesia, 13 April 1965. Pada saat itu, untuk menyenangkan tamunya yang sedang berulang tahun, Presiden Soekarno mengajak Kim Il Sung jalan-jalan di Kebun Raya Bogor, sambil menikmati berbagai jenis tanaman khas Indonesia. Saat mereka berdua melintas dekat tanaman anggrek, Kim Il Sung terpesona akan keindahan anggrek asal Sulawesi Selatan yang sedang mekar. Momen ini dimanfaatkan oleh Presiden Soekarno dengan memetik sekuntum anggrek itu dan diberikan sebagai hadiah ulang tahun kepada sang tamu. Soekarno kemudian memberi nama Kimilsungia pada bunga itu. Sejak itu pula Kimilsungia diabadikan sebagai bunga nasional Korea Utara, sekaligus sebagai simbol persahabatan Indonesia dan Korea Utara.

Tidak hanya Presiden Kim Il Sung, tapi juga takyat Korea Utara merasa gembira dengan pemberian itu. Di Korea Utara, tanaman anggrek ini terus mereka rawat dan dikembangkan sehingga kualitasnya semakin baik. Menurut beberapa sumber, di Korea Utara, Anggrek Kimilsungia kini bisa menghasilkan enam hingga tujuh kuntum bunga pada tiap tangkai. Sementara di Indonesia hanya memiliki tiga kuntum setiap tangkai.

Sampai saat ini di Korea Utara selalu diadakan Festival Bunga Kimilsungia, festival tersebut adalah event tahunan yang diadakan oleh pemerintah Korea Utara. Bagi yang ingin melihat anggrek Kimilsungia tentu tidak harus datang ke Korea Utara, sebab bunga tersebut dapat dilihat di Kebun Raya Bogor. Letaknya didalam bangunan rumah kaca berpagar kayu yang didalamnya terdapat beragam jenis anggrek dari seluruh Indonesia.

2. Mangga Soekarno

Sumber http://bit.ly/Q7eipQ
Mangga Sokearno dapat dijumpai di Mesir, tepatnya di perkebunan Alexandria Desert Road dan Cairo Ismailia Plantation di Kota Cairo. Soekarno membawa sebatang bibit unggul mangga cangkokan dari Indonesia, untuk diserahkan kepada sahabatnya Gamal Abdel Nasser di Mesir, presiden Mesir saat itu. Hal ini terungkap, pada saat kunjungan kenegaraan Presiden Megawati Soekarno Putri ke Mesir pada tahun 2003. Yang saat itu diinformasikan langsung oleh Menteri Pertanian Mesir Dr. Yousef Wali. Kini mangga bawaan Soekarno itu dikenal luas oleh masayarakat dengan nama Mangga Soekarno.

Keunggulan mangga Soekarno menurut petani Mesir, karena dagingnya tebal, bijinya kecil serta rasanya manis dan harum. Para ahli pertanian Mesir telah melakukan beberapa modifikasi gen pada mangga itu, sehingga mampu tumbuh di lahan pertanian negeri Seribu Menara itu yang didominasi padang pasir gersang dan tandus. Malah mangga itu memberikan rasa dan aroma yang lebih harum ketimbang aslinya.

Keunikan mangga Soekarno setelah dimodifikasi, mampu tumbuh dalam lahan seekstrem apapun, dengan hanya membutuhkan sedikit air. Jenis mangga ini umumnya ditanam oleh petani di perkebunan Cairo Alexandria desert road dan Cairo Ismailia plantation. Banyak orang asing terkesima dan tidak percaya saat melihat pohon mangga ajaib itu. Tumbuh sehat di tengah padang pasir, dengan bunga dan buah yang rimbun.

3. Pohon Soekarno

Sumber http://bit.ly/Rn9UKD

Berkembangnya tanaman Mimba di tanah suci Makkah memang dipelopori oleh Presiden Soekarno saat mengunjungi Arab Saudi di zaman Raja Fahd. Sekarang, pohon Soekarno itu berkembang luas, bukan hanya di Kota Makkah tetapi juga sampai di Madinah, Jeddah, dan kota lain di Arab Saudi. Di tanah Arab pohon ini dikenal sebagai pohon Soekarno.

Bentuk pohonnya pun dibuat beraneka. Di Udaibiyah, tempat bersejarah saat dulu Nabi Muhammad SAW membuat perjanjian dengan orang-orang Quraish, pohon Soekarno dibiarkan tumbuh bercabang-cabang sehingga lingkungannya menjadi rindang. Udaibiyah sekarang ditetapkan sebagai salah satu tempat miqat untuk ibadah umrah. Di halaman Museum Ka'bah, atau disekitar Masjid Aisyiah, Tan'im, dan di sepanjang jalan Kota Makkah, pohon Soekarno dipangkas berbentuk bulat, meruncing, atau lainnya sesuai selera. Dengan adanya pohon Soekarno, beberapa kota di tanah suci tidak gersang lagi.

Nah, ternyata tanaman asli Indonesia dapat mempererat persahabatan Indonesia dengan negara lain. Tanaman tersebut juga mengharumkan nama Indonesia karena memberi banyak manfaat di negara tetangga. Yuk, kita lestarikan tanaman-tanaman asli Indonesia :)

Dirgahayu Republik Indonesia ke 67, Merdeka !!

San
Sumber Tulisan

Selasa, 14 Agustus 2012

Makna di Balik Lambang Pramuka

Sumber http://bit.ly/PTKqNr

Masih ingat tepuk pramuka kan? tepuk pramuka sangat familiar di kalangan anak sekolah, dari SD hingga SMA. Ada satu hal lagi yang sangat familiar, yakni tunas kelapa yang tak lain dan tak bukan adalah lambang pramuka. Tahukah kamu kalau ternyata lambang pramuka dibuat oleh seorang pegawai di Departemen Pertanian? Adalah Bapak Soenardjo Atmodipuro sang penciptanya, sebagai ahli di bidang pertanian beliau menciptakan lambang pramuka dengan gambar tunas kelapa.

Sumber http://bit.ly/NAinmI
Lambang pramuka pertama kali digunakan pada 14 agustus 1961, saat itu Presiden Soekarno juga menganugerahkan Panji Gerakan Pendidikan Kepanduan Nasional Indonesia kepada organisasi Gerakan Pramuka. Sampai saat ini setiap tanggal 14 Agustus selalu diperingati sebagai hari Pramuka.

Kita dapat belajar nilai-nilai kehidupan dari sebuah pohon atau tanaman. Pramuka adalah sebuah gerakan kepanduan yang mengambil nilai-nilai kebaikan dari sebuah tunas kelapa. Lambang pramuka memiliki makna sebagai berikut :



  1. Buah nyiur dalam keadaan tumbuh dinamakan cikal, dan istilah cikal bakal di Indonesia berarti penduduk asli yang pertama, yang menurunkan generasi baru. Jadi lambang buah nyiur yang tumbuh itu mengkiaskan bahwa tiap anggota pramuka merupakan inti bagi kelangsungan hidup bangsa Indonesia.
  2. Buah nyiur dapat bertahan lama dalam keadaan yang bagaimanapun juga. Jadi lambang itu mengkiaskan bahwa tiap anggota pramuka adalah seorang yang rohaniah dan jasmaniah sehat, kuat, dan ulet serta besar tekadnya dalam menghadapi segala tantangan dalam hidup dan dalam menempuh segala ujian dan kesukaran untuk mengabdi pada tanah air dan bangsa Indonesia.
  3. Nyiur dapat tumbuh dimana saja, yang membuktikan besarnya daya upaya dalam menyesuaikan diri dalam mesy dimana dia berada dan dalam keadaan bagaimanapun juga.
  4. Nyiur tumbuh menjulang lurus ke atas dan merupakan salah satu pohon yang tertinggi di Indonesia. Jadi lambang itu mengkiaskan bahwa tiap pramuka mempunyai cita-cita yang tinggi dan lurus, yakni yang mulia dan jujur, dan dia tetap tegak tidak mudah diombang-ambingkan oleh sesuatu.
  5. Akar nyiur tumbuh kuat dan erat di dalam tanah. Jadi lambang itu mengkiaskan tekad dan keyakinan tiap pramuka yang berpegang pada dasar-dasar dan landasan-landasan yang baik, benar, kuat dan nyata ialah tekad dan keyakinan yang dipakai olehnya untuk memperkuat diri guna mencapai cita-citanya.
  6. Nyiur adalah pohon yang serba guna dari ujung atas hingga akarnya. Jadi lambang itu mengkiaskan bahwa tiap pramuka adalah manusia yang berguna, dan membaktikan diri dan kegunaannya kepada kepentingan tanah air, bangsa dan negara Republik Indonesia serta kepada umat manusia.

Lambang Pramuka juga mengajarkan kita untuk mencintai lingkungan. Lambang Pramuka yang berupa tunas kelapa mengingatkan kita untuk selalu menanamkan nilai-nilai kebaikan di kehidupan kita. Yuk kita tularkan semangat pramuka dalam kehidupan kita sehari-hari, selamat hari Pramuka :)

San